Selasa, 06 Oktober 2015

ETIKA GOVERNANCE

Etika Government
Etika Government yaitu penggunaan teknologi informasi oleh pemerintah untuk memberikan informasi dan pelayanan bagi warganya, urusan bisnis, serta hal-hal lain yang berkenaan dengan pemerintahan. Keuntungan yang paling diharapkan dari e-government adalah peningkatan efisiensi, kenyamanan, serta aksesibilitas yang lebih baik dari pelayanan publik. Penggunaan ICT ini kemudian menghasilkan hubungan bentuk baru, seperti :
a.       G2C ( government to citizen ), 
b.      G2B ( government to business ) dan 
c.       G2G ( inter – agency relationship ).
Bagaimana lembaga-lembaga non-pemerintah memandang ruang lingkup dan domain dari e-Government. Bank Dunia (World Bank) mendefinisikan E-Governmentsebagai berikut:
E-Government mengarahkan untuk penggunakan TI oleh semua agen pemerintahaan (seperti WAN, internet, mobile computing) yang mempunyai kemampuan untuk mengubah hubungan dengan masyarakat, bisnis, dan pihak yang terkait dengan pemerintahan.

3.      Tujuan Etika Government

a.       Memudahkan warga masyarakat untuk mendapatkan pelayanan public dan untuk berinteraksi dengan jajaran pemerintah.
b.      Memperbaiki kepekaan dan respon Pemda terhadap kebutuhan warga.
c.       Meningkatkan Efisiensi, efektivitas dan accountability dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Ketika e-government dapat diimpementasikan dengan sempurna, tentunya akan memberikan berbagai manfaat dan perubahan, seperti :
1.      Pelayanan servis yang lebih baik kepada masyarakat.
2.      Peningkatan hubungan antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum. Adanya keterbukaan (transparansi)
3.      Pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh. Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya.
4.      Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien.
5.      Terjadinya pergeseran dari paradigma birokrasi ke paradigma e-government.


4.      Hambatan Etika Government

a.       Kultur berbagi belum ada. Kultur berbagi (sharring) informasi dan mempermudah urusan belum merasuk di Indonesia.
b.       Kultur mendokumentasi belum lazim. Salah satu kesulitan besar yang kita hadapi adalah kurangnya kebiasaan mendokumentasikan (apa saja).
c.        Langkanya SDM yang handal. 
d.      Infrastruktur yang belum memadai dan mahal. Infrastruktur telekomunikasi Indonesia memang masih belum tersebar secara merata
e.       Tempat akses yang terbatas.

Kesimpulan : Setelah mengetahui keunggulan dan kelemahan etika Government, menurut saya diperlukan  pemberian informasi sumber daya teknologi untuk masyarakat yang masih berada di daerah-daerah yang tertinggal dan pelatihan untuk karyawan pemerintah serta pembangunan infrastruktur yang merata.

  Apakah yang dimaksud dengan pengertian etika governance
a.    Aturan-aturan ideal yang dinyatakan dalam UUD baik yang dikatakan oleh dasar negara (pancasila) maupun dasar-dasar perjuangan negara (teks proklamasi).
b.    Nilai-nilai keutamaan yang berhubungan dengan hak-hak dasar warga negara selaku manusia sosial (mahluk sosial).
c.    Ajaran untuk berperilaku yang baik dan benar sesuai dengan nilai-nilai keutamaan yang berhubungan dengan hakikat manusia.
d.   proses dan struktur yang digunakan untuk mengarahkan dan mengelola bisnis dan aktivitas perusahaan ke arah peningkatan pertumbuhan bisnis dan akuntabilitas perusahaan.
Jawab: c

2.    Terdiri dari berapakah nilai-nilai keutamaan yang dikembangkan dalam etika pemerintahan
a.    6
b.    8
c.    10
d.   12
Jawab: a

3.    Di bawah ini manakah yang termasuk dari pengertian Good Corporate Governance (GCG) menurut Pratolo pada tahun 2007
a.    Pilar utama fondasi korporasi untuk tumbuh dan berkembang dalam era persaingan global, sekaligus sebagai prasyarat berfungsinya corporate leadership yang efektif.
b.    Suatu sistem yang berfungsi untuk mengarahkan dan mengendalikan organisasi.
c.    Hubungan antara perusahaan dengan pihak-pihak terkait yang terdiri atas pemegang saham, karyawan, kreditur, pesaing, pelanggan, dan lain-lain.
d.   Suatu sistem yang ada pada suatu organisasi yang memiliki tujuan untuk mencapai kinerja organisasi semaksimal mungkin dengan cara-cara yang tidak merugikan stakeholder organisasi tersebut.
Jawab: d

4.    Yang bukan termasuk dari prinsip-prinsip dan manfaat Good Corporate Governance (GCG), yaitu
a.    Akuntabilitas
b.    Demokratis
c.    Transparansi
d.   Pertanggungjawaban
Jawab: b

5.    Manusia mempunyai kekuasaan dan hak secara kodrat, kekuasaan negara berasal dari negara dan negara berasal dari rakyat. Intinya pemerintah yang berkuasa tidak monarkhi absolut. Pendekatan filsafat Etika Pemerintahan Negara terhadap filsafat apakah penjelasan tersebut
a.    Filsuf Reusseauu dengan teori “Contract Social
b.    Filsuf Idealisme Thomas Hobbes
c.    Filsafat  Idealisme dari Plato
d.   Filsuf  Idealisme John Locke
Jawab: a



ETIKA GOVERNANCE



      Etika Government
Etika Government yaitu penggunaan teknologi informasi oleh pemerintah untuk memberikan informasi dan pelayanan bagi warganya, urusan bisnis, serta hal-hal lain yang berkenaan dengan pemerintahan. Keuntungan yang paling diharapkan dari e-government adalah peningkatan efisiensi, kenyamanan, serta aksesibilitas yang lebih baik dari pelayanan publik. Penggunaan ICT ini kemudian menghasilkan hubungan bentuk baru, seperti :
a.       G2C ( government to citizen ), 
b.      G2B ( government to business ) dan 
c.       G2G ( inter – agency relationship ).
Bagaimana lembaga-lembaga non-pemerintah memandang ruang lingkup dan domain dari e-Government. Bank Dunia (World Bank) mendefinisikan E-Governmentsebagai berikut:
E-Government mengarahkan untuk penggunakan TI oleh semua agen pemerintahaan (seperti WAN, internet, mobile computing) yang mempunyai kemampuan untuk mengubah hubungan dengan masyarakat, bisnis, dan pihak yang terkait dengan pemerintahan.

3.      Tujuan Etika Government

a.       Memudahkan warga masyarakat untuk mendapatkan pelayanan public dan untuk berinteraksi dengan jajaran pemerintah.
b.      Memperbaiki kepekaan dan respon Pemda terhadap kebutuhan warga.
c.       Meningkatkan Efisiensi, efektivitas dan accountability dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Ketika e-government dapat diimpementasikan dengan sempurna, tentunya akan memberikan berbagai manfaat dan perubahan, seperti :
1.      Pelayanan servis yang lebih baik kepada masyarakat.
2.      Peningkatan hubungan antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum. Adanya keterbukaan (transparansi)
3.      Pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh. Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya.
4.      Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien.
5.      Terjadinya pergeseran dari paradigma birokrasi ke paradigma e-government.


4.      Hambatan Etika Government

a.       Kultur berbagi belum ada. Kultur berbagi (sharring) informasi dan mempermudah urusan belum merasuk di Indonesia.
b.       Kultur mendokumentasi belum lazim. Salah satu kesulitan besar yang kita hadapi adalah kurangnya kebiasaan mendokumentasikan (apa saja).
c.        Langkanya SDM yang handal. 
d.      Infrastruktur yang belum memadai dan mahal. Infrastruktur telekomunikasi Indonesia memang masih belum tersebar secara merata
e.       Tempat akses yang terbatas.

Kesimpulan : Setelah mengetahui keunggulan dan kelemahan etika Government, menurut saya diperlukan  pemberian informasi sumber daya teknologi untuk masyarakat yang masih berada di daerah-daerah yang tertinggal dan pelatihan untuk karyawan pemerintah serta pembangunan infrastruktur yang merata.

  Apakah yang dimaksud dengan pengertian etika governance
a.    Aturan-aturan ideal yang dinyatakan dalam UUD baik yang dikatakan oleh dasar negara (pancasila) maupun dasar-dasar perjuangan negara (teks proklamasi).
b.    Nilai-nilai keutamaan yang berhubungan dengan hak-hak dasar warga negara selaku manusia sosial (mahluk sosial).
c.    Ajaran untuk berperilaku yang baik dan benar sesuai dengan nilai-nilai keutamaan yang berhubungan dengan hakikat manusia.
d.   proses dan struktur yang digunakan untuk mengarahkan dan mengelola bisnis dan aktivitas perusahaan ke arah peningkatan pertumbuhan bisnis dan akuntabilitas perusahaan.
Jawab: c

2.    Terdiri dari berapakah nilai-nilai keutamaan yang dikembangkan dalam etika pemerintahan
a.    6
b.    8
c.    10
d.   12
Jawab: a

3.    Di bawah ini manakah yang termasuk dari pengertian Good Corporate Governance (GCG) menurut Pratolo pada tahun 2007
a.    Pilar utama fondasi korporasi untuk tumbuh dan berkembang dalam era persaingan global, sekaligus sebagai prasyarat berfungsinya corporate leadership yang efektif.
b.    Suatu sistem yang berfungsi untuk mengarahkan dan mengendalikan organisasi.
c.    Hubungan antara perusahaan dengan pihak-pihak terkait yang terdiri atas pemegang saham, karyawan, kreditur, pesaing, pelanggan, dan lain-lain.
d.   Suatu sistem yang ada pada suatu organisasi yang memiliki tujuan untuk mencapai kinerja organisasi semaksimal mungkin dengan cara-cara yang tidak merugikan stakeholder organisasi tersebut.
Jawab: d

4.    Yang bukan termasuk dari prinsip-prinsip dan manfaat Good Corporate Governance (GCG), yaitu
a.    Akuntabilitas
b.    Demokratis
c.    Transparansi
d.   Pertanggungjawaban
Jawab: b

5.    Manusia mempunyai kekuasaan dan hak secara kodrat, kekuasaan negara berasal dari negara dan negara berasal dari rakyat. Intinya pemerintah yang berkuasa tidak monarkhi absolut. Pendekatan filsafat Etika Pemerintahan Negara terhadap filsafat apakah penjelasan tersebut
a.    Filsuf Reusseauu dengan teori “Contract Social
b.    Filsuf Idealisme Thomas Hobbes
c.    Filsafat  Idealisme dari Plato
d.   Filsuf  Idealisme John Locke
Jawab: a